banner here

Inilah Rahasia Iblis Yang Pernah Diungkapkannya Kepada Nabi Yahya As

- May 09, 2014
advertise here
Menurut sebuah riwayat, Iblis pernah curhat dan membuka rahasianya kepada Nabi Yahya a.s. Pada kesempatan itu, Iblis menguraikan tentang 3 golongan keturunan Nabi Adam a.s serta trik-triknya dalam menjerusmuskan manusia.

Dia adalah Abdullah bin Muhammad bin Ubad telah meriwayatkan dengan isnadnya dari Wuhaib bin Ward dalam kitab Aakamul Marjan. Kisahnya. Jadi dalam kesempatan itu, Iblis membagi anak turun Nabi Adam a.s menjadi 3 golongan.
Inilah Rahasia Iblis Yang Pernah Diungkapkannya Kepada Nabi Yahya As
“Sungguh aku akan menasehatimu,” ujar iblis.
“Bohong, engkau laknatullah, engkau tidak akan menasehatiku, tetapi kabarkanlah kepadaku tentang anak cucu Nabi Adam a.s,” ucap Nabi Yahya a.s.
“Wahai kekasih Allah, sesungguhnya anak cucu Adam itu ada tiga golongan,” ujar iblis yang terlihat dengan sungguh-sungguh­.
“Ceritakanlah kepadaku,” tutur Nabi Yahya a.s lagi.
Menunda Bertobat. Kemudian iblis bercerita, bahwa­ golongan pertama adalah golongan umat yang melonggarkan waktu untuk beristighfar dan bertobat. Golongan tersebut adalah golongan yang paling berat dan paling sulit dipengaruhi oleh iblis.
“Kami telah betul-betul berusaha sekuat tenaga untuk menggodanya, tetapi mereka merusak segala upaya kami dengan beristighfar dan bertobat. Kami mengulangi lagi, tetapi mereka juga mengulangi istighfar dan betobat. Kami tidak putus asa, tetapi tidak mendapatkan tujuan kami padahal telah bersusah payah,” ujar iblis.
“Kemudian bagaimana dengan golongan yang kedua,” tanya Nabi Yahya a.s.
Iblis kemudian menjelaskan bahwa golongan anak cucu Adam yang kedua adalah orang yang lalai atas perintah Allah SWT.
“Mereka itu di tangan-tangan kami seperti bola yang ada di tangan anak-anak kalian, kami menyambar dengan cepat sekehendak kami, sungguh kami telah menguasai mereka,” jawab Iblis.
"Kemudian bagaimana dengan golongan yang ketiga,” tanya Nabi Yahya a.s lagi.
” Golongan yang ketiga itu adalah orang-orang yang sepertimu, yang terjaga dari kesalahan (maksum), kami tidak berkuasa sama sekali atas orang-orang yang memiliki kelebihan seperti dirimu,” jawab iblis.
“Apakah engkau benar-benar tidak kuasa atas diriku..?” tanya Nabi Yahya a.s.
“Tidak, kecuali satu kali saja, yaitu pada saat kamu mendatangi makanan dan memakannya, kami tak henti-hentinya menyenangkan kamu makan melebihi batas dan diluar kebutuhan, maka malam itu engkau tidur nyenyak dan tidak shalat malam seperti biasanya,” jawab iblis.
Orang yang paling disenangi dan dibenci Iblis.
“Tak diragukan lagi iblis, aku tidak akan makan kenyang karena makanan selamanya,” ucap Nabi Yahya a.s.
“Sudah tentu, aku tidak akan menasehati anak cucu Adam sesudahmu,” ujar iblis balik.
Dalam riwayat lain, dalam kitab Aakamul Marjan juga dijelaskan melalui Ibn Abi Dunya dengan sanadnya dari Abdillah bin Khuaibiq. Disaat iblis bertemu dengan Nabi Yahya a.s, Nabi Yahya berkata. 
”Hai iblis, kabarkanlah kepadaku manusia yang paling kamu senangi dan yang paling kamu benci.” tanya Nabi Yahya a.s.
Pada saat itu, iblis tidak dapat melarikan diri dari pertanyaan tersebut, hingga dijawabnya dengan jujur.
“Manusia yang paling aku senangi adalah seorang mukmin yang bakhil dan manusia yang paling aku benci adalah mereka yang dermawan,” jawab iblis.
“Kenapa begitu, katakanlah wahai iblis,” ujar Nabi Yahya a.s.
“karena orang yang bakhil itu, bakhilnya mencukupi kepadaku (menyesatkan manusia), dan orang yang dermawan itu, aku khawatir Allah memperlihatkan kedermawanannya lantas menerimanya,” jawab iblis.
“Andai bukan karena engkau Wahai nabi Yahya kekasih Allah, aku tidak akan mengabarkannya,­” ujar iblis lebih lanjut.
Kemudian setelah itu, iblis pun pergi dari hadapan Nabi Yahya as. Jadi demikianlah rahasia iblis yang pernah diungkapkannya kepada Nabi Yahya a.s. Semoga artikel kali ini bisa memberi manfaat bagi siapa saja yang membacanya. Simak juga Mengungkap Misteri Pintu Gerbang Neraka Yang Ada di Iceland.

sumber: http://unik-aneh-seru.blogspot.com/
Advertisement advertise here
 
banner here