banner here

Gejala-Gejala Geosfer dalam Kehidupan Sehari-hari

- July 31, 2017
advertise here

Geosfer adalah objek material geografi (geo: yang artinya bumi, dan sphere: yang artinya lapisan). Jadi, Geosfer adalah lapisan di permukaan bumi, baik yang be.ada di permukaan bumi, di atas permukaan bumi, maupun di bawah permukaan bumi yang ada pengaruhnya terhadap kehidupan manusia. Geosfer sendiri terdiri atas lapisan litosfer, lapisan atmosfer, lapisan hidrosfer, dan lapisan biosfer, serta antroposfer sebagai makhluk yang berperan di dalamnya.

Banyak sekali dinamika geografi yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya persebaran permukiman, persebaran pusat-pusat aktivitas penduduk, dan peristiwa alam seperti gempa bumi, banjir, gunung meletus, dll. Di dalam geosfer, peristiwa-peristiwa alam banyak yang berkaitan dengan kehidupan manusia secara langsung ataupun tidak langsung.

1). Gejala Atmosfer

a). Terjadinya perubahan musim, misalnya pada musim penghujan, para nelayan biasanya tidak berlayar dahulu dikarenakan pasang surut air laut yang tidak bisa diprediksi, atau juga pada musim kemarau, para nelayan akan mencari ikan.
b). Jenis pakaian yang tergantung pada pengaruh keadaan iklim dan suhu udara. Misalnya orang yang tinggal di daerah beriklim panas memakai pakaian yang tipis, sedangkan orang yang tinggal di daerah beriklim dingin biasanya memakai pakaian yang tebal.

2). Gejala Hidrosfer

a). Besar kecilnya air yang mengalir di permukaan tanah, biasanya dipengaruhi oleh besar dan lamanya hujan, serta penggunaan lahan akibat aktivitas manusia.
b). Besar kecilnya cadangan air tanah, yang biasanya dipengaruhi oleh peresapan air ke dalam tanah, atau juga dipengaruhi oleh cara manusia memanfaatkannya.

3). Gejala Litosfer

a). Untuk mengurangi terjadinya pengikisan (erosi). Biasanya dibuat sengkedan atau terasering yang dilakukan pada penggunaan lahan di daerah miring.
b). Upaya pemanfaatan lahan supaya tidak terjadi penurunan daya dukung lahan.

4). Gejala Biosfer

a). Keragaman konsumsi bahan makanan dalam keragaman flora dan fauna. Misalkan di daerah penghasil jagung, mayoritas penduduknya mengonsumsi jagung, atau di daerah penghasil kentang, mayoritas penduduknya mengonsumsi kentang.
b). Berlaku juga untuk hewan, misalnya orang di Amerika menggunakan kuda sebagai tunggangan, atau orang di Inggris biasa menggunakan anjing sebagai penjaga rumah.

5). Gejala Antroposfer

a). Tiap-tiap penduduk di dunia memiliki adat dan kebudayaan yang berbeda, keahlian yang berbeda, sumber daya alam yang berbeda, kondisi alam yang berbeda, kehidupan sosial yang berbeda, serta aktivitas ekonomi yang berbeda.
Advertisement advertise here
 
banner here