Indeks Artikel

7 Manusia Sirkus dari Abad ke-19

Kamis, Desember 19, 2013 17:06 WIB
Perkembangan medis telah berkembang dari hari ke hari, dan akan semakin canggih. Namun apa yang terjadi dengan manusia dari periode abad ke 19 hingga awal 20 adalah sebuah misteri.
Pada zaman tersebut, orang yang mengalami kelainan fisik harus pasrah dan menerima, karena teknologi medis belum maju seperti sekarang ini. Mengutip dari puisi yang diciptakan Joseph 'Elephant Man' Merrick, "memang benar tubuhku ini tidak lazim, namun menyalahkan diri sendiri berarti menyalahkan Tuhan. Seandainya aku bisa menciptakan diriku yang baru, aku akan berusaha memuaskan kalian semua," tulisnya.

1. Gadis Kaki Unta
http://31.media.tumblr.com/tumblr_m7lvecomo41qfutb7o1_500.jpg
Ini nampaknya seperti sebuah trik visual dari sudut pengambilan gambar. Namun faktanya, gadis ini tidak sedang menipu anda. Ia benar-benar memiliki kelainan fisik seperti yang terlihat digambar.  Gadis ini bernama Ella Harper, yang terkenal sebagai Camel Girl atau gadis unta. Ella sejak lahir mengalami ligamen lutut yang lemah, sehingga kakinya membengkok ke arah belakang. Seperti kebanyakan orang yang mengalami kelainan fisik pada abad 19, Ella pun jadi bintang dari pertunjukkan sirkus.

2. Kaki Super Besar
http://i.crackedcdn.com/phpimages/article/4/7/2/147472_v1.jpg
Jika dilihat, wanita ini nyaris seperti badut, yang senang menggunakan sepatu besar. Tapi perhatikan ketika ia melepaskan sepatunya. Ternyata ia memiliki kaki yang super besar.  Ia adalah Fannie Mills, yang terkenal dengan julukan Gadis Berkaki Raksasa dari Ohio. Fannie didiagnosis menderita Milroy disease, yang menyebabkan kakinya tumbuh sangat besar. Fannie meninggal pada usia 39 tahun pada tahun 1899.

3. Elephant Man
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/e/eb/Josephmerrick1889.jpg
Joseph Carey Merrick memiliki kelainan pada tubuhnya. Ia pun menjadi sorotan publik pada abad ke 19 akhir, hingga menjadi tontonan paling terkenal di dunia sirkus.  Ia memiliki gumpalan di wajah, dan pinggul, serta tangan kanan yang lebih besar dari biasanya. Sampai saat ini, penyakitnya masih belum secara pasti diidentifikasikan, namun yang terbaru ia didiagnosis mengalami neurofibromatosis tipe I and Proteus syndrome. Penampilan tidak lazimnya, dijuluki oleh orang-orang sebagai Elephant Man.

4. Manusia Singa
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/0c/StephanLIonFacedMan.jpg
Pria ini bernama Stephan Bibrowski, yang memiliki kelainan di wajahnya. Seperti yang terlihat, wajahnya penuh dengan rambut sehingga nampak seperti wajah singa.  Kelainan fisik yang diderita oleh pria asal Polandia ini didiagnosis penyakit langka hypertrichosis.

5. Manusia Lobster
http://www.thehumanmarvels.com/uploaded_images/lobsterboy-796260.jpg
Bocah ini bernama Grady Stiles, yang lahir pada 26 Juni 1937. Ia memiliki keistimewaan dengan bagian tangannya yang menyerupai capit lobster atau kepiting. Kelainan fisik tersebut merupakan penyakit ectrodactyly, yang membuat jari-jari tangannya menyatu seperti capit.

6. Maurice 'Shrek' Tillet
http://pleasurephoto.files.wordpress.com/2012/10/dorian-leigh-maurice-tillet-by-irving-penn-1945.jpg
Telah menjadi rumor jika untuk karakter Shrek, rumah produksi Dreamworks terinspirasi dari pria bernama Maurice Tillet ini. Maurice adalah seorang pegulat terkenal asal Perancis. Ia didiagnosa menderita acromegaly.  Kemiripan Maurice dan Shrek terlihat dari bentuk hidung, dagu, bibir hingga badan.

7. Mignon Si Penguin
http://cdn2.holytaco.com/wp-content/uploads/images/2010/9/mignon.jpg
Mignon lahir di awal tahun 1900-an. Bentuk tubuhnya berbeda dari orang kebanyakan, ia mengalami kondisi yang disebut sebagai phocomelia. Syndrome tersebut membuat bagian kaki dan tangan mengecil, serta jari-jari yang menjadi satu. Dalam kondisi Mignon, ia memiliki kaki yang serupa dengan bentuk sirip. Alhasil, ia pun dijuluki sebagai Mignon si Gadis Penguin.